Review Sweetly Broken by Dadan Erlangga
Review Sweetly Broken by Dadan Erlangga
Judul : Sweetly Broken
Penulis : Dadan Erlangga (@dadan.erlangga)
Penerbit : Gramedia Pustaka (@bukugpu)
ISBN : 978-602-03-8196-1
Tebal : 256 hal
Haii.. aku kembali lagi nii kali ini aku membawa karya terbarunya kak @dadan.erlangga aduhhh cantik bangett kan covernya. Pas baru rilis si ‘cantik’ ini udah aku jadiin wishlist, dan gak perlu digantung lama-lama langsung aku beri deh dia kepastian. Baru liat covernya aja udah ngiler kan, nah sekarang intip blurbnya dulu yuk
Blurb :
Pengalaman patah hati hingga berdarah-darah, membuat Lara Doris Hartono menutup hati dan menetapkan aturan konyol saat bertemu pria tampan; bersikap dingin dan tak peduli serta jangan pernah menunjukkan kekaguman dan ketertarikan sedikit pun.
Namun, saat pertama kali bertemu Dias Adji Nugroho.Lara nyaris melanggar aturan tersebut. Padahal, ia pernah bersumpah akan menghajar pria itu karena tayangan di akun Instagram Dias yang menjelek-jelekkan wedding organizer milik Lara. Sekuat apapun mengelak. Lara mendapati dirinya luluh dalam dekapan kokoh pria itu.
Ketika Lara sedang menikmati kebahagiaan bersama Dias, seseorang dari masa lalunya muncul. Aryoza Magantara, mantan terindah masa SMA yang tak pernah benar-benar meninggalkan sudut hatinya.
Untuk kali ini saja, Lara tergoda untuk meraih kembali apa yang pernah hilang dari masa lalunya bersama Yoza. Namun, apakah itu sepadan jika harga yang akan ia bayar adalah kehilangan Dias untuk selamanya..?
Lara merasa saat itu juga ingin menemuidukun sakti untuk mengguna-guna
Si Selebgram kurang ajar ini. Bagaimana tidak, dengan lancangnya Si
Selebgram ini mengunggah video resepsi pernikahan yang menggunakan jasa
WO lara dengan caption yang menjatuhkan citra WO dari Lara sendiri. Dan
parahnya lagi, resepsi pernikahan itu bukanlah pernikahan Si Selebgram,
melainkan pernikahan orang lain. Nah bayangin deh, bukan klien tapi udah
berani-berani mengecam WO Lara dengan kalimat-kalimat yang jatuhnya
menjadi fitnah.
Dendam ingin mencekik Dias Si Selebgram nyolot itu sirna ketika Lara
bertemu langsung di acara sahabatnya. Dias yang menawan dan mudah
bergaul membuat Lara nyaman di dekat Dias. Kekesalan yang memuncak di
hati Lara pun semakin mereda dan larut dengan segala perhatian yang Dias
berikan. Berawal dari kesalahpahaman, Dias justru sering membantu Lara
dengan memberikan masukkan terhadap WO-nya.
Lara mulai menunjukkan ketertarikannya terhadap Dias, begitu pula
Dias yang sudah menunjukkannya di awal pertemuan mereka. Hingga keduanya
memutuskan untuk ‘bersama’.
Dengan kehadiran Dias di sisi Lara, membuat hari-hari Lara jauh lebih bahagia. Terutama Dias yang selalu memprioritaskan Lara.
Namun seseorang dari masa lalu hadir kembali ke hadapan Lara. Yoza,
cinta pertama Lara saat masa SMA. Keadaan mereka saat ini tak akan
pernah bisa membuat untuk bersatu. Lara yang sudah bersama Dias, dan
Yoza yang sudah bersama dengan Clara.
Alasan masa lalu lah yang membuat keduanya bimbang, antara melaju
melanjutkan hidup masing-masing atau memperbaiki masa lalu yang tak akan
pernah bisa hilang diterpa waktu.
Sanggupkah mereka bersatu? Bahkan dengan menyakiti orang-orang yang
mereka cintai ‘hanya’ karena alasan masa lalu? Atau masa lalu itu begitu
berarti hingga keduanya sanggup melepas kebahagian yang direguk
sekarang?
Kadang pernah berpikir nggak sih, kenapa orang lebih memilih kembali
untuk memperbaiki apa yg terjadi di masa lalu dibandingkan melanjutkan
apa yang sudah ditempuh? Kadang aku suka berpikir begini “Ngapain sih
mengulang-ngulang masa lalu, toh apa yang sudah terjadi nggak akan
pernah bisa diubah lagi.” Ya aku sering berpikir demikian, dan aku sering lupa kalau kita
memang selalu bisa bangkit meninggalkan masa lalu, tapi tidak untuk
melupakannya. Ada masa lalu yang memang sengaja untuk ditinggalkan dan
ada masa lalu yang tidak akan pernah bisa ditinggalkan, bukan karena
tidak mampu, tapi karena masa lalu itu dituliskan untuk tetap tinggal
Konflik yang dihadapi oleh Lara, Dias, dan Yoza ini kompleks banget.
Tiap langkah yang mereka pilih akan berakhir dengan menyakiti satu sama
lain. Mereka ada di pilihan antara masuk ke kobaran api atau terjun ke
jurang.
Lara dengan perasaan meluap-luapnya terhadap Dias namun tidak akan
pernah bisa mengabaikan Yoza, Dias yang begitu mencintai Lara namun
hanya bisa berpasrah apabila Lara tak memilihnya, Yoza dengan rasa
penyesalannya terhadap Lara namun bertanggung jawab akan masa depannya
dengan Clara.
Kak Dadan sumpah keren banget, emosi dari Lara itu sangat dapet.
Karakter Lara disini itu begitu kuatt dari awal hingga akhir. Sampe
kadang aku suka sebel dan geram banget sama Lara ini. Pokoknya kalo
digambarkan itu Lara tipe cewek yang sangat menjunjung harga diri dan
gengsi nya. Bagi Lara, cewek itu sudah kodratnya dikejar bukan mengejar.
Sedangkan karakter Dias sendiri aku liat dia sangat konsisten,
tipe-tipe cowok jantan lah. Kalo udah ngelakuin sesuatu itu gak pernah
setengah-setengah. Tipe gw banget #plakk
Dan Yoza, kalo di zaman-zaman SMA cowok kayak Yoza ini cocok banget
dijadiin Prince Charming gitu. Tapi pas di masa sekarang aku kok agak
kesel ya sama dia. Seakan-akan hilang pendirian, tapi aku nggak bisa
nyalahin dia juga sih ya, karena kondisinya membuat Yoza bertindak
seperti itu.
Kak Dadan juga nggak main-main dalam menggambarkan dunia Wedding
Organizer dan Wedding Planner, sangat-sangat mendetail bahkan aku sampai
tahu seluk beluk dunia WO. Pokoknya novel ini dikemas dengan sangat
epik. Benar-benar tersusun rapi, diawali dengan yang ringan hingga
menanjak naik ke klimaks dan di ditutup dengan resolusi yang bikin baper tapi manis. Bener-bener paket komplit deh kalo kata aku, novel ini itu empat sehat lima sempoa, eh sempurna deng
dan juga jangan heran ya kalo mata kalian bakalan melotot pas membuka
kejutan yang ada di novel ini, karena bagi aku melotot aja gak cukup
wkwkwk.
Kalau kamu mau senyum-senyum gaje, dan baper-baper gila. Wajib banget baca novelnya Kak Dadan ini.

Komentar
Posting Komentar