Review La La Love by LEALA

Seri Arround The World With Love : La La Love by LEALA

Judul : La La Love
Penulis : L.E.A.L.A
Penerbit : Gramedia Pustaka 
Tebal : 265 hlm
ISBN : 978-602-03-8501

 




Hai hai aku balik lagi, setelah lama menghilang 😒 tbr menumpuk dan buku yang harus direview pun menumpuk, lagi males banget foto-foto jadinya belom ada posting apa-apa huhu 😣. Nah kali ini aku bawa Abang Julian yang katanya tingkat pedenya bikin orang geleng kepala. Langsung intip blurbnya yuk

Blurb :

Julian mengenal Giana sebagai perempuan sinis dengan lidah menyilet yang menjengkelkan. Sementara di mata Giana, Julian adalah playboy berengsek yang tak cocok dengan dunia pernikahan. Mereka adalah seteru.

Kematian mendadak calon suami Giana di Jakarta dan rahasia menyakitkan yang terbuka kemudian, menghancurkan dunia perempuan. Sekalipun dia tak pernah menduga, Julian malah setia menemani di titik terendah hidup Giana.

Kembali ke Wina, Julian dan Giana memulai pertemanan baru. Hingga keduanya bisa melihat sisi lain masing - masing yang tak terduga. Giana ternyata lucu dan periang, Julian lembut dan penyayang.

Cinta seperti bola api liar yang menerjang hidup Julian-Giana. Melumat segala batas yang menjadi dinding diantara mereka. Namun, keduanya tak boleh salah perhitungan. Karena ada bagian masa lalu Julian yang masih mengintip dan belum sepenuhnya selesai. Belum lagi keluarga Giana yang amburadul membuatnya kehilangan rasa aman.

Benarkah Julian mampu menghangatkan dunia Giana yang sepi dan gersang? Akankah Giana menjadi perempuan yang didambakan Julian setelah pengalaman mematikan yang pernah dialaminya?

Dalam La La Love, Julian Magdi dan Giana Amabel menceritakan kisah mereka..

 

Aak aku itu selalu tergila-gila sama seri Arround the world with love, jadi pas tau novel ini terbit langsung gercep pengen meluk, eh tapi review nya malah baru bisa sekarang πŸ˜…Suka banget ama covernya yg kayak warna official Seventeen iya gak sih? Manisss bangett.

Bimbang, satu kata yang mewakili perasaan Giana saat kekasihnya Emil melamarnya. Bukan, bukan karena Giana meragukan perasaannya terhadap Emil, tapi karena lelaki itu memutuskan untuk memboyong Giana balik ke Indonesia setelah mereka menikah. Sulit bagi Giana meninggalkan Bugsy tempatnya bekerja. Tapi Giana terlalu mencintai Emil.

Tak disangka-sangka, berita buruk justru menghampirinya. Emil terlibat kecelakaan yang menghilangkan nyawa pria itu. Kewarasannya hilang, saat ini yang dipikirkannya hanya bagaimana caranya sampai Jakarta secepat mungkin.

Yang lebih mengejutkan lagi, Julian berdiri menjemputnya di bandara. Ya Julian, pria yang sangat dihindarinya. Karena keseringan memergoki pria itu membawa gandengan wanita yang berbeda-beda, Giana menjadi antipati terhadap Julian.

Namun keberadaan Julian begitu dibutuhkan Giana, apalagi setelah Julian menemukannya kehilangan kesadaran.

Kepergian mantan calon suaminya ternyata menguak fakta yang mengejutkan Giana. Tak disangka ternyata Emil menyimpan begitu banyak rahasia yang membuat Giana bergidik tak percaya. Perasaannya berkecamuk, berbagai macam emosi bercampur menjadi satu.

Hanya Julian yang tahu betapa hancurnya Giana. Lelaki itu yang menjadi penopang di saat-saat rapuhnya Giana. Hingga mereka berdua kembali ke Wina, jarak keduanya pun makin dekat.

Giana menyadari bahwa semua penilaiannya tentang Julian selama ini salah. Lelaki itu bahkan tak segan menyambangi kantornya untuk sekedar mengajak Giana makan siang. Semuanya berawal saat Julian yang mendatangi Giana setelah hari raya lebaran.

Entah apa yang merasuki Julian, dulu saat ada Giana mungkin Julian sebisa mungkin menghindari Giana, tapi sekarang? Entahlah, Julian didera dilema.

Semakin dekat dengan Giana, semakin Julian tahu keseharian Giana. Gadis itu begitu mengandalkan kemandiriannya, sebisa mungkin Giana melakukan apapun sendiri. Seperti yang Julian mulai sadari, bahkan Giana tidak mengabari keluarganya saat kematian mantan calon suaminya. Di sisi lain Giana begitu tegar, tapi di sisi lain ia hanyalah wanita rapuh yang butuh bahu untuk dijadikan sandaran.

Tak bisa dipungkiri lagi, kehadiran Julian di sisi Giana membuat jantungnya berdegub tak normal. Merasa kehilangan saat pria itu tak mengunjunginya. Tapi Giana begitu takut pada rasa yang kini menerpanya. Trauma akan kesakitan yang disebabkan Emil.

Keduanya sama-sama tak bisa menyangkal ada api yang memercik di antara mereka. Namun bayangan masa lalu Julian masih membayang-bayanginya dan berharap kembali.

Aduhhhh ini ni yang bikin sebelll... adanya manusia dari masa lalu, kalo udah mantan mah ya mantan aja kali ya, ihhh geram dehhh. Giliran ada disia-siain, giliran hilang dicari-cari 😑. Kalo kamu jadi Julian apa yang bakal kamu lakuin? Bejek2 itu orang atau santet onlen? Wkwkwk jangan lah yaa nanti kena karma terus diundang ke acara roy kiyoshi lagi πŸ˜‚πŸ˜‚

Uuuu diawali dengan bab yang bikin jantung kebat-kebit. Baru mulai di bab awal aja kita udah disuguhi konflik yang waaaawww. Tapi kehadiran Julian itulohhh aaaaakkhhh si abang ini So Sweet banget πŸ˜πŸ˜πŸ˜†. Menggunakan bahasa yang begitu mudah dipahami, dan aku hampir tidak menemukan typo. Dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga yang sangat aku sukai.

Karakter dari Julian dan Giana sangat kuat. Giana yang mandiri namun rapuh sangat melengkapi Julian dengan sifatnya yang supel dan overrpedeee *tingkatdewa.

Untuk alurnya sendiri aku sangat sukaa, kita seperti diajak ikut menjalani tahap-tahap kedekatan keduanya. Dengan plot twist yang sangat membuat jantung orang mau copot. Tapi ditutup dengan begitu manis.

Mungkin yang kurang, aku butuh banyak lagi penggambaran kota Wina nya aja sih.

Oh iya sebenernya aku gak terlalu tau tentang Kota Wina, dan disini aku tahu ternyata di Wina, umat beragama Islam sangat diterima dengan tangan terbuka. Jadi meskipun minoritas, rasa saling menghormati sangat dijunjung tinggi

Cuma mau bilang, abang Julian itu Too Good To Be True heheheh πŸ˜… nyesek yah.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Fireflies In The Midnight Sky by Fransisca Todi

Review Break A Leg by Umi Astuti